Sabtu, 22 Desember 2012

Teori Belajar

Slameto menyatakan “Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya”. Sedangkan pengertian belajar menurut Dimyati dan Mudjiono belajar merupakan proses manusia secara orang per orang sebagai satu kesatuan organisme sehingga terjadi perubahan pada pengetahuan, keterampilan dan sikap. Selain itu juga menurut Hamalik belajar merupakan modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengalaman, belajar juga merupakan suatu proses, suatu kegiatan, dan bukan suatu hasil atau tujuan.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah perubahan pola pikir yang diperoleh dari aktivitas belajar siswa. Hasil yang didapat ini dapat berupa pemahaman, sikap dan keterampilan.
Di dalam belajar ada unsur-unsur yang terkait di dalamnya. Beberapa unsur yang dimaksud adalah sebagai berikut :
1.      Motivasi siswa
Motivasi merupakan suatu yang menyebabkan terjadi suatu perbuatan atau tindakan tertentu, motivasi timbul karena kebutuhan dari dalam diri siswa.
2.      Bahan belajar
Bahan belajar merupakan suatu unsur belajar yang penting mendapat perhatian dari guru.
3.      Alat bantu belajar
Alat bantu belajar merupakan semua alat yang dapat digunakan untuk membantu siswa melakukan perbuatan belajar, sehingga kegiatan belajar menjadi lebih efektif dan efisien, alat bantu belajar sering disebut juga alat peraga atau media belajar.
4.      Suasana belajar
Suasana belajar penting artinya bagi kegiatan belajar, suasana yang menyenangkan dapat menumbuhkan kegairahan belajar sedangkan suasana belajar yang kacau tidak menunjang kegiatan belajar yang efektif.
5.      Kondisi subjek belajar  
Kondisi subjek belajar turut menentukan kegiatan dan keberhasilan belajar, siswa dapat belajar secara efisien apabila berbadan sehat, memiliki kemampuan yang memadai, siap untuk melakukan kegiatan belajar, memiliki bakat khusus dan pengalaman yang bertalian dengan pelajaran serta memiliki minat untuk belajar.
Kelima unsur tersebut di atas bersifat dinamis, yang sering berubah, menguat atau melemah, dan yang mempengaruhi proses belajar tersebut.
Proses belajar yang dialami oleh siswa menghasilkan perubahan-perubahan dalam bidang pengetahuan, dalam bidang keterampilan, dalam bidang nilai dan sikap. Adanya perubahan itu tampak dalam hasil belajar yang dihasilkan oleh siswa terhadap pertanyaan atau persoalan tugas yang diberikan oleh guru. Hasil ini berbeda sifatnya, tergantung di dalamnya siswa memberikan prestasi misalnya dalam bidang pemahaman atau pengetahuan yang merupakan unsur kognitif. Seperti kita ketahui bersama bahwa pendidikan mengandung tiga unsur yaitu unsur afektif, kognitif, dan psikomotorik. Namun tidak semua perubahan merupakan hasil belajar. Menurut Slameto perubahan itu akan merupakan hasil belajar bila memiliki ciri-ciri berikut:
1.      Perubahan terjadi secara sadar, artinya seseorang yang belajar akan menyadari adanya suatu perubahan.
2.      Perubahan bersifat berkesinambungan dan fungsional.
3.      Perubahan bersifat positif dan aktif.
4.      Perubahan yang terjadi bukan bersifat sementara.
5.      Perubahan dalam belajar mempunyai tujuan dan arah tertentu.
6.      Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku.
Pada prinsipnya belajar adalah kegiatan yang dilakukan secara sadar oleh seseorang yang menghasilkan perubahan tingkah laku pada dirinya, baik dalam bentuk sikap dan nilai yang positif maupun pengetahuan yang baru.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes