Selasa, 25 Desember 2012

Media Pembelajaran Inovatif

Apapun yang berhubungan dengan kata inovatif tampaknya sangat menarik untuk di ketahui, termasuk dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan adalah dunia belajar dan pembelajaran. Lalu bagaimana dengan pembelajaran inovatif sendiri? Apa arti pembelajaran inovatif? Kita sangat sering mendengar kata inovatif dan di mana-mana kata yang berembel embel inovatif sangat menarik untuk dipelajari dan dipraktikkan di kelas. Inovatif adalah kata sifat dari inovasi. Inovatif artinya pembaharuan. Sedangkan pembelajaran bisa memiliki arti belajar atau pembelajaran. Dengan demikian Pembelajarann inovatif adalah Model Pembelajaran yang dikemas oleh pe-belajar karena adanya dorongan dari sebuah gagasan yang baru. Pembelajaran inovatif merupakan langkah-langkah dalam belajar, yang nantinya akan memperoleh kemajuan dari hasil belajar.
Pembelajaran inovatif dari pendidik atau guru juga mempunyai arti pembelajaran yang sudah dikemas oleh seorang guru atau instruktur dan merupakan bagian dari wujud gagasan atau teknik yang dipandang masih baru sehingga mampu memfasilitasi murid agar memperoleh kemajuan dalam proses serta hasil belajar. Sedangkan jika di tinjau berdasarkan definisi harfiahnya mengenai model pembelajaran inovatif tersebut, di dalamnya mengandung makna dan arti pembaharuan. Kata media berasal dari bahasa latin yaitu jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah perantara atau pengantar pesan  dari pengirim ke penerima pesan. Secara umum media pembelajaran dalam pendidikan disebut media, yaitu berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk berpikir, menurut Gagne (dalam Sadiman, 2002: 6). Sedangkan menurut Brigs  media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Jadi, media merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim dan penerima  sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, minat dan perhatian sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.  Latuheru menyatakan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdayaguna.
Berdasarkan pengertian-pengertian yang telah diberikan, maka media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran agar dapat merangsang pikiran, perasaan, minat dan perhatian siswa sehingga proses interaksi komunikasi edukasi antara guru (atau pembuat media) dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdayaguna.
Dalam sebuah proses Kegiatan Belajar Mengajar,  media pembelajaran memegang peran yang sangat penting.   Media belajar sangat membantu mengurangi keabstrakan dari sebuah konsep  materi yang sedang diajarkan, mengantarkan anak didik pada pengalaman belajar yang bermakna, mengaktifkan dan menyenangkan. Sehubungan dengan perkembangan IT, media pembelajaranpun diharapkan berkembang secara signifikan sehingga penanaman konsep dan pemahaman konsep sebagai tujuan pembelajaran dapat tercapai.  Pemanfaatan beberapa software untuk pembuatan media pembelajaran bisa menjadi alternatif yang inovatif.  Lewat eksplorasi fitur-fitur yang ditawarkan Power Point, Swish maupun macromedia ide-ide kreatif bisa tersalurkan.
Di era informatika seperti saat ini, guru harus selalu mengikuti perkembangan yang ada, termasuk dalam hal Teknologi Informatika (IT). Karena hal ini sesuatu yang tidak bisa dihindari. Dunia semakin berkembang dengan pesatnya, namun kita masih saja berpegang pada “pakem” lama. Termasuk diantaranya dalam hal pembelajaran. Pembelajaran yang cenderung monoton dan membosankan akan menjadikan proses belajar mengajar juga stagnan. Hal ini lebih dikarenakan guru maupun siswa tida ada kecocokan dari awal pelajaran. Guru dalam menyajikan materi biasa-biasa saja, tanpa  adanya variasi, cenderung text book.
Sementara kondisi perubahan di luar sudah sangat maju, berbagai media dalam dunia maya memberikan berbagai alternatif  yang mampu mengakomodasi semua fungsi dai proses pembelajaran. Seperti friendster, facebook, blog, e-mail, dan lain sebagainya. Dalam proses pembelajaran yang paling relevan digunakan adalah media blog, di dalamnya mampu memuat materi dalam bentuk Ms Word, Ms PPT, gambar, video, dan lain sebagainya sesuai keinginan guru.
Media merupakan sesuatu yang menghubungkan; dalam hal ini adalah menghubungkan apa yang dikehendaki guru terhadap siswa, begitu pula sebaliknya, apa yang diinginkan siswa dari guru. Selama ini terjadi gap yang lebar, dimana siswa malu atau takut untuk menyampaikan keluhan dalam proses belajar mengajar kepada guru sehingga tidak ada feedback kepada guru. Guru menganggap proses belajar mengajarnya sudah baik karena tidak pernah ada komplain. Maka media blog di sini menjadi sebuah jembatan penghubung antara guru dan siswa dengan memanfaatkan kemajuan teknologi (IT).
Era maju menuntut seseorang untuk selalu mengembangkan potensi dan kemampuan softskills maupun hardskills-nya. Blog merupakan salah satu bentuk atau model dalam internet disamping fungsi yang sudah umum, seperti e-mail, friendster, facebook, mailing. Dalam blog fungsi media pembelajaran dapat tercover secara keseluruhan. Di dalamnya memuat fungsi media visual, audio, maupun media audio-visual. Dalam blog kita bisa mengupload segala bentuk tulisan, baik dalam format Ms Word, Ms Office PPT, PDF Converter. Memuat bentuk gambar dalam format JPEG, JPE, PNG, Photoshop, Corel, dll. Mamou juga memuat audio-visual dalam bentuk video dalam bentuk MPEGAV, MPG, MP3, dll.
Blog adalah kependekan dari weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh John Barger pada bulam Desember 1997. John Barger menggunakan istilah weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu update secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. Secara garis besar, weblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen ( file-file word, PDF, dll), gambar ataupun multimedia.
Para pembuat blog dinamakan blogger. Melalui blognya, kepribadian blogger menjadi mudah dikenali berdasarkan topik apa yang disukai, apa tanggapan terhadap link-link yang dipilih dan isu-isu di dalamnya. Oleh karena itu blog bersifat sangat personal. Perkembangan lain dari blog yaitu ketika blog memuat tulisan tentang apa yang seorang blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di internet. Satu-satunya hal yang membedakan blog dari diary atau jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa blog dibuat untuk dibaca orang lain.
Kita tidak perlu menjadi programmer untuk menjadi seorang blogger, karena kita dapat menampilkan seluruh isi dalam web dengan mudah melalui menu editor yang telah disediakan. Contoh blog yang berisi pendidikan disini.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes